Dogol Bicara Akhir Episode Dua

3 10 2009

Akhirnya si Dogol melakukannya. Episode Dua dalam karir profesional si Dogol berakhir sudah. Bukan sebuah keputusan yang mudah, tapi juga bukan keputusan yang sangat sulit. Ketika hati sudah menjerit “Keluar!”, maka otak pun akan terpengaruh. Terkadang hati memang mempunyai hak veto dan mutlak.

Yah, begitulah. Si Dogol sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai tukang insinyur sebuah pabrik di Cakung-Cilincing. Kemarin (Jumat, 2 Oktober 2009) adalah hari terakhir si Dogol bekerja di sana.

Apa rencana selanjutnya, Goj? Sudah ada rencana Episode Tiga?

Rencana tentu ada, tapi Episode Tiga masih belum jelas terlihat.

.

Hah? Maksudnya?

Read the rest of this entry »





Dogol Bicara Buka Bersama – Reuni 2009

30 08 2009

Salah satu berkah dari bulan ramadhan adalah berbuka puasa bersama. Bisa dengan teman-teman masa kini, utamanya juga sebagai momen untuk reuni. Temu muka dengan teman-teman kuliah, SMA, SMP bahkan teman SD. Hal itu juga lah yang kemaren si Dogol lakukan bersama sobat-sobat kentalnya dari jaman SMU. Ini berarti pertemanan yang sudah berumur 13 tahun sejak kami pertama bertemu dan 10 tahun semenjak kami ‘berpisah’.

Ada yang berubah? Menarik sekali ketika pertama kali bertemu lagi, dengan tatapan setengah tidak percaya mengamati perubahan fisik pada sebagian besar di antara kami; menggempal — menggendut — membuncit.

Aku sudah bertahun-tahun tidak berjumpa dengan sebagian dari mereka. Dua dari mereka datang ke pernikahanku tahun lalu, tapi sisanya sudah lama sekali tidak bersua. Posisi geografis yang berpencar-pencar membuat kami tidak berkesempatan untuk bertemu. Kali ini pun daftarnya hadirnya tidak lengkap; empat dari sebelas sedang tidak di pulau Jawa.

Read the rest of this entry »





Dogol Bicara 17 Agustus

17 08 2009

Merdeka!

.

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-64!

Selamat ulang tahun yang ke-67, Papa!

Selamat ulang tahun pernikahan kita yang pertama, Pie!

.

Merdeka!

Read the rest of this entry »





Dogol Bicara Alamat

13 07 2009

Pernah tersesat saat mencari alamat? Aku sih sering. Dasar dogol, terkadang lebih mementingkan ego daripada efisiensi waktu — terkadang lebih memilih tersesat daripada bertanya pada penduduk lokal. Mengapa? Karena terkadang jawaban yang dicari tidak bisa ditemukan dengan bertanya.

Alkisah si Dogol mencari sebuah lapangan tenis di sekitar Dago atas. Setelah lelah mencari, bertanyalah si Dogol kepada seorang tukang kebun.

(+) Permisi, Pak. Numpang tanya, kalau lapangan tenis Anu(1) di mana ya?

(-) Ohh, lurus aja ke sana, ikutin jalan. Nanti kalau bingung, tanya lagi. Bilang lagi nyari TK yang ada mesjidnya. Lapangan tenisnya tepat di sampingnya mesjid sekolah itu.

(+) Hatur nuhun, pak. Mangga(2)

(-) Mangga…

.

Bruummmm… sepeda motor pun kembali melaju.

.

Petunjuknya terdengar cukup sederhana, tapi dasar dogol, lapangan tenis tidak berhasil ditemukan. Si Dogol pun kembali bertanya. Kali ini pada seorang ibu penjaga kios. Sesuai petunjuk bapak tadi, pertanyaan pun diubah.

(+) Permisi, Bu. Numpang tanya, kalau sekolah TK yang ada mesjidnya di dekat sini di mana ya?

.

Jawabannya sedikit mengejutkan. Lebih banyak menyebalkannya.

Read the rest of this entry »





Dogol Bicara Xtrans Bekasi

14 06 2009

Si Dogol adalah termasuk pelanggan setia Xtrans, utamanya adalah Xtrans Bekasi. Hampir setiap dua minggu sekali si Dogol pulang ke Bandung dan menggunakan jasa pelopor ontime shuttle itu. Paparan ini pun (lagi-lagi) sedang ditulis di dalam kendaraan Isuzu Elf milik Xtrans, Bandung-Bekasi, keberangkatan 13.00 WIB.

Aku puas dengan pelayanan yang disediakan dan diberikan oleh Xtrans. Tenang, nyaman, aman dan selamat — itulah perasaan yang ingin aku rasakan ketika melakukan perjalanan, dan perasaan itulah yang sering diberikan oleh Xtrans. Hal yang paling utama, supirnya tidak ugal-ugalan. :-). Belum pernah kecewa deh.

Namun, tampaknya si Dogol bakal terpaksa berhenti menggunakan Xtrans.

Mengapa?

Karena mulai 16 Juni 2009, Xtrans cabang Bekasi akan ditutup. Sementara?

Read the rest of this entry »