Kamis minggu lalu (26 Nov 09), Si Dogol dan Wiku mengunjungi sebuah eksebisi bertajuk Inex IREX (International Robot Exibition), bertempat di sebuah gedung yang aneh. Ernn, untuk lebih tepatnya, bertempat di bawah sebuah gedung yang aneh.

.
Terus terang, pamerannya agak melenceng dari yang dibayangkan dan diharapkan. Tapi ini merupakan kesalahan sendiri, karena kurang jeli membaca informasi. Apakah lalu jadi pulang dengan tangan kosong?
Tentu tidak.
.
Harapanku ketika berangkat adalah pameran/eksebisi yang berisikan barang-barang robotika yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seperti robot untuk menyajikan makanan, robot pembersih jendela dan lain-lain. Namun rupanya robot-robot yang disajikan adalah robot-robot industri, utamanya untuk industri manufaktur yang bersifat produksi masal. Tidak terlalu menarik karena tokh aku bukan pemilik pabrik yang ingin memodernisasi pabriknya.
Satu jam berlalu dalam kebosanan, bahkan sempat 15 menit lebih terjebak untuk menonton/mendengarkan presentasi berbahasa Jepang yang tidak berguna bagiku (d*mn you, Wik!).
Pucuk dicinta ulam tiba, setelah hilang harapan untuk menikmati acara ini, ternyata ada juga robot-robot yang menarik untuk dilihat. Salah satunya adalah robot yang bisa bermain pingpong melawan manusia. Sayang, waktu tayang si robot sudah lewat, jadi tidak bisa menyaksikan dia beraksi.

.
Juga robot kecil yang bisa menari (beserta keterangannya)

.

.
Dan, yang paling menarik menurutku, BAJU BERTENAGA….

.
Sayang, si produsen tidak membawa contohnya. Mungkin karena cemas, takut banyak yang ingin mencoba. Hehehehe.
Salah satu cerita pengembangan alat tersebut dapat dibaca di tautan ini, dan klipnya dapat dilihat di bawah ini:
.
Untuk model yang sudah ‘dirapikan’, HAL 5, klipnya dapat dilihat di bawah ini:
.
Dan untuk keperluan militer, dikembangkan oleh Amerika Serikat,
.
Ada yang mau?
.
[Gm]
Catatan:
Agak heran. Jepang mengembangkan ‘baju’ ini untuk kepentingan menolong orang, misalnya untuk orang lumpuh dan membantu pasien di rumah sakit, sementara AS mengembangkan untuk keperluan perang? Hummm…
Oh iya, si James May (video pertama) kok ngomongnya “Kochinawa”? “Konichiwa kali ya maksudnya? Hihihihi.
Paparan ini ditulis dan di’naik-cetak’kan menggunakan Blogdesk dan koneksi internet JCOM. Terima kasih telah membaca ini.
Filed under: Talks about everything, Talks about his day, Talks about information, Talks about it in Bahasa Indonesia







wah, bawa barang berat teh ga usah berenti dulu ini mah.. jalan teruuuuss..
udah dijual bebas belum yah?
Wah, sudah dijual atau belumnya saya gak tahu euy. Gak bisa nanya juga, wong gak bisa ngomongnya :D…
Kecewa :(Gw kira ada Gundam ;)
Sama. Aku juga kecewa…. Hiks…
kalo robot gedek, adakah?
:D
kalau ga ada… kecewa ;-(
Emangnya hujan, ada gedek segala?
*eh, itu mah gledek ya?… merasa garing sendiri hihihi…
LOL :D